![dsc05511]()
Sejak dulu saya dan Matt emang seneng nonton Sumo. Biasanya kita nonton di TV atau kalau pas lagi transit di Jepang pasti kita juga suka banget nonton di ruang tunggu airport. Dulu sih, kita nontonnya cuman karena seru aja. Sekarang kayaknya kita jadi kepengen tau ada apa sih dibalik Sumo ini. Semuanya tentu saja sejak kita nonton live pertandingan Sumo September lalu ketika traveling ke Tokyo, Jepang.
Dari beberapa hasil observasi dan tentu saja browsing ada beberapa hal menarik tentang Sumo. Bukan cuma pemainnya yang biasa disebut Rikishi tetapi juga penonton dan tentu saja asal usul olahraga ini.
01. Fans lempar bantal
![dsc05372]()
Layaknya semua pertandingan olahraga, kebanyakan penonton/fans kalau jagoannya kalah pasti kesal kan ya. Kelakuannya pun macem-macem. Mulai dari memaki, menggerutu, ngamuk sampai mungkin menghancurkan barang-barang. Untuk fans sumo, penonton yang kesal jika jagoannya kalah adalah melempar atau membanting bantal alas duduk mereka. Lucu banget ya![🙂]()
Kamu bisa nonton di youtube ini ketika mereka kesal sekali Goeido mengalahkan Harumafuji. Harumafuji ini jagoan banyak orang apalagi dia sudah masuk kelas tertinggi yaitu Yukozuma.
02. Orang tua
![dsc05397]()
Dari yang saya lihat, kebanyakan yang nonton sumo itu orangtua. Pokoknya gila banget lah mereka. Ibunya temen si Matt, fans berat Sumo. Kalau ngomongin sumo sama beliau bisa berjam-jam haha. Trus di stadion juga kebanyakan yang nonton itu orangtua. Mereka bisa teriak kencang banget. Nonton deh video yang saya buat. Di Menit ke 3:11 ada teriakan kencang banget, nah itu dari nenek-nenek yang duduk deket kita. Super berisik dan suaranya kayak nelan 15 toa.
03. Gaijin atau pesumo asing
![dsc05599]()
Dulu saya kira hanya orang Jepang yang boleh menjadi pesumo, ternyata orang asing pun diperbolehkan. Sekarang kebanyakan pemain sumo asing berasal dari Mongolia, Rusia, Turki, Eropa Timur atau Korea. Walaupun jumlahnya dibatasin tapi rata-rata setiap Heya atau rumah-rumah pelatihan sumo memiliki pemain asing.
04. Mereka dulu tidak besar
![dsc05370]()
Sebenarnya zaman dulu pemain sumo itu tidaklah terlalu besar/gendut. Berat mereka normal apalagi pada zaman Edo, kebanyakan pemain sumo adalah Samurai atau Ronin yang mencari penghasilan alternatif. Sekarang semakin besar kayaknya semakin bagus. Pemain sumo memiliki berat badan antara 170-270 KG. Saya sebenarnya khawatir gimana dengan kesehatan mereka ya? soalnya kalau ngeliat mereka jalan aja susah gitu
*terlalu serius atau baperan yang nonton*
05. Penghasilan
![dsc05350]()
Kita suka penasaran gimana ya cara pemain sumo ini ngedapetin duit hehe. Jadi dari yang saya baca-baca untuk pemain profesional penghasilannya bisa diatas USD 25.000 perbulan dan ini masih belon ditambah iklan plus bonus. Jadi yah cukup kaya kayaknya. Trus dari beberapa video dokumenter, banyak sekali fans yang kirim-kirim kado ke mereka hehe. Untuk mantan pemain sumo biasanya setelah pensiun mereka menjadi pelatih atau membuka Heya (padepokan Sumo).
Gimana dengan yang kelas paling bawah? nah untuk mereka penghasilannya ternyata hampir gak ada. Mereka cukup mendapatkan uang jajan aja.
06. Lempar Garam
![dsc05609]()
Dalam olahraga sumo ada banyak sekali ritual agama/kepercayaan yang tetap dilakukan. Contohnya melontarkan garam ke arena pertandingan atau disebut Dohyo. Garam ini dimaksutkan untuk membersihkan arena dan juga roh-roh jahat.
Olahraga sumo berasal dari agama Shinto, dan karena itu juga ring pertandingan yang berbentuk bulat itu hanya boleh dimasuki oleh pendeta, tetua sumo, wasit, pemain sumo. Kayaknya termasuk orang yang bersiin arena juga sih.
Gyoji atau wasit yang juga adalah seorang pendeta sebelum memulai pertandingan akan menyiapkan banyak sekali ritual. Mulai dari garam, rumput laut, dan sake. Ini semua harus dilakukan di ring sumo. Maksutnya tentu untuk menyucikan tempat pertandingan.
Zaman dulu sumo dimaksutnya untuk pertandingan antara manusia biasa dengan dewa. Makanya ada banyak sekali ring sumo ditemukan di kuil-kuil dan karena itu juga perempuan dilarang masuk ke arena sumo.
Beberapa tahun lalu walikota Osaka adalah seorang wanita. Pas pertandingan sumo, beliau tidak bisa memberikan piala ke pemenangnya karena dia tidak diperbolehkan masuk ke ring.
07. Angkat kaki dan tangan
![dsc05357]()
Pertama kali nonton sumo itu saya bingung, ngapain sih mereka ngangkat kaki dan tangan? apa maksutnya? barulah kita tahu setelah nonton live. Soalnya selama nonton sambil browsing. Kalau nonton di tv, yah cuman nonton aja haha. Jadi maksutnya mereka angkat kaki dan tangan itu untuk kasih tau lawannya bahwa mereka sama-sama tidak bersenjata.
Zaman dulu pertandingan sumo dilakukan sampai salah satu dari lawan meninggal dunia atau terluka. Soalnya gak ada aturan. Sebenarnya agak bingung juga gimana bisa meningggal ya? secara aturan mainnya kan cuman didorong sampai keluar garis bulat itu?
08. Keeshi Mawashi
![dsc05604]()
Keeshi Mawashi adalah kain penutup yang dipakai oleh para pesumo dengan tingkatan yang sudah cukup tinggi. Jadi kalau masih dikelas-kelas paling bawah biasanya tidak menggunakan kain tersebut. Harga kain cantik itu sama mahalnya seperti kimono yang dipakai oleh Geisha.
Peringkat pegulat sumo terdiri dari: Makuuchi (dengan jumlah tetap 42 pegulat), Juryo (dengan jumlah tetap 28 pegulat), Makushita (dengan jumlah tetap 120 pegulat), Sandanme (dengan jumlah tetap 200 pegulat), Jonidan (sekitar 230 pegulat), dan Jonokuchi (sekitar 80 pegulat). Pegulat sumo yang baru direkrut terdaftar dalam peringkat paling bawah (Jonokuchi) dan dapat naik peringkat secara perlahan-lahan ke peringkat Makuuchi bila berprestasi.
Pegulat yang digolongkan dalam dua peringkat paling atas (Makuchi dan Juryo) disebut sekitori dan hanya pegulat peringkat sekitori yang berhak mendapat gaji. Pegulat peringkat bawah dianggap sebagai pegulat magang dan hanya menerima uang saku sekadarnya sebagai imbalan melakukan berbagai macam pekerjaan di pusat latihan. Pegulat sumo baru yang diambil dari juara turnamen antar universitas adakalanya mendapat perlakuan istimewa dan dimasukkan ke dalam peringkat Makushita dan bukan peringkat Jonokuchi.
Peringkat Makuuchi yang merupakan peringkat teratas dibagi-bagi lagi menjadi berbagai golongan pegulat. Mayoritas pegulat berada dalam golonganMaegashira dan diberi peringkat berdasarkan nomor urut 1 sampai 16 atau 17. Setiap peringkat dibagi menjadi dua kubu: kubu Timur dan kubu Barat. Kubu Timur dianggap lebih prestisius dari kubu Barat, sehingga kedudukan pegulat berperingkat Maegashira-2-Timur berada di atas pegulat berperingkat Maegashira-2-Barat. Di atas kelas Maegashira terdapat kelompok para juara atau pemegang gelar yang disebut golongan sanyaku yang secara berturut-turut disebut komusubi, sekiwake, ozeki, hingga peringkat paling atas yang disebut yokozuna. (sumber wikipedia)
09. Para Pesumo hidup traditional
![dsc04733]()
Pesumo harus hidup sangat Jepang dan traditional. Mereka harus menggunakan kimono dan sandal kayu setiap hari. Jadi mau ada pertandingan atau enggak tetep harus berpakaian seperti diatas. Setiap hari dan setiap saat.
Tidak hanya berpakain mereka pun harus bertingkah laku sangat sopan dan sangat traditional. Kalau misalnya melanggar aturan pasti akan ada hukuman. Kalaupun tidak menggunakan pakaian traditional pasti menggunakan baju dari team/heya tempat mereka bernaung sehingga kalau ada perkelahian bisa langsung ditindaklanjutin. Perang SUMOOOOOO haha.
10. Pengorbanan
![dsc05350]()
Hidup pemain sumo itu berat. Dari yang saya baca-baca mereka itu beneran terikat dengan peraturan dan tempat pelatihan atau heya. Ada latihan yang harus dilakukan berjam-jam mulai dari subuh sampai siang hari. Mereka harus makan dalam jumlah yang sudah ditentukan. Gak boleh lebih ataupun kurang.
Tau gak, katanya nih rata-rata pemain sumo meninggal 10 tahun lebih cepat daripada manusia yang bukan pemain sumo. Sedih juga ya. Kebayang kan betapa mereka itu hidupnya seperti agak kurang “sehat”. Maksutnya mereka kan makan banyak banget untuk mencapai tubuh dengan berat tertentu dan akhirnya malah membuat banyak penyakit juga. Serius olahraga ini penuh pengorbanan.
Padahal dulu kan pemain sumo itu badannya kecil-kecil, cuman gak tau kenapa akhirnya berat badan sekarang emang harus ditambah. Katanya semakin besar semakin kuat dan tentu saja semakin banyak gadis yang nempel hehe.
![dsc05402]()
Dari beberapa foto-foto lama yang saya lihat, kebanyakan pemain sumo dulu berbadan cukup ideal dan punya otot dimana-mana. Slurup….
11. Gyoji
Gyoji atau wasit punya peranan penting dan tentu saja gak boleh salah. Pokoknya yang jadi wasit harus beneran berhati bersih dan adil.
Gyoji selalu membawa pisau ketika memimpin pertandingan. Ini dimaksutkan jika dia melakukan kesalahan maka dia siap untuk melakukan seppuku.
Para pemain sumo hampir tidak pernah melawan wasit. Sepanjang pertandingan mereka lebih menekankan kepada spiritual, sehingga wasit yang juga pendeta dianggap selalu benar. Makanya tugas menjadi wasit itu emang harus dijalankan dengan hati yang bersih.
12. Tepuk perut
Kebtulan gak punya fotonya hehe. Jadi kalau lihat pertandingan sumo trus liat mereka bersiin ketiak pakai kain, terus cuci muka dan mulut, semuanya adalah bagian dari ritual sebelum memasuki ring. Supaya bersih gitulah maksutnya. Setelah itu mereka akan menepuk perut dan juga pahanya. Setiap kali nepuk gitu wah….penonton bisa teriak-teriak kencang banget haha.
13. Sekejab mata
Pertandingan sumo sendiri selalu sangat cepat. Sekelebat mata sudah kelar haha.
Kadang-kadang malahan hanya berlangsung beberapa detik saja. Pokoknya cepet banget. Yang lama itu ritualnya. Kalau gak salah mereka punya waktu 4 menit untuk melakukan semua ritual dan kayak godain lawannya. Dulu sih terserah pemain mau berapa lama tapi sekarang peraturannya hanya 4 menit saja. Mereka bisa bolak-balik loh, ngelakuin ritual-ritual itu.
Kalau saya perhatikan, biasanya nih pemain sumo akan langsung memasukkan tangannya ke ketiak lawannya. Biasanya dengan cara itu dia bisa mengangkat atau mendorong lawan lebih kuat. Coba deh perhatikan banyak video youtube hehe.
14. Orang Asing dengan posisi tinggi
Katanya nih yang sekarang punya posisi paling tinggi adalah orang asing. Hakuho namanya. Tahun ini dia tidak ikut pertandingan karena baru mendapatkan operasi. Hakuho sendiri berasal dari Mongolia. Gak tau gimana tapi kayaknya mungkin orang Jepang sendiri banyak yang gak terlalu mau jadi pesumo kali ya. Mungkin loh……
15. Menikah?
Tentu saja mereka menikah. SEbelum menikah mereka harus minta ijin kepada ketua padepokan kali ya hehe. Trus gak boleh tinggal jauh dari tempat pelatihan. Pusat sumo di Tokyo saat ini berada di Ryogoku. Disini jugalah turnamen diadakan. Persis disebelah JR Station.
16. Memotong rambut
Sepertinya pemain sumo tidak akan memotong rambutnya hingga mereka pensiun. Jadi kalau mereka potong rambut yah artinya mereka tidak akan bermain lagi. Rambut mereka panjang karena setiap pertandingan mereka memiliki model tertentu. Ingat kembali ke no 9.
Ada 16 fakta yang saya dapat dari hasil browsing dan melihat langsung pertandingan. Menarik banget ya![🙂]()